Anjau Silau Saibatin Kepaksian Buay Belunguh dan Mantan Kapolda Lampung Di Way Lima

6DETIKCOM, PESAWARAN – Saibatin Kepaksian Buay Belunguh, Yanuar Firmansyah gelar Suttan Junjungan Sakti Ke-27 bersama Mantan Kapolda Lampung yang sekaligus salah satu tokoh adat Lampung Irjen Pol (Purn) DR.Hi. Ike Edwin S.H., M.H., M.M., melaksanakan kegiatan Anjau Silau ke Kebandakhan Makhga Way Lima, di Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Kamis (17/11/2022).

Suttan Junjungan Sakti Ke-27 bersama Dang Ike sapaan akrab Irjen Pol (Purn) DR. Hi Ike Edwin S.H., M.H., M.M., beserta rombongan tiba di Kedondong sekitar pukul 10.00. WIB, dan disambut oleh para Penyimbang Adat Kebandakhan Way Lima, Ajang Saibatin Pesawaran, Bupati Pesawaran dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan Anjau Silau itu sendiri berlangsung di Kebandakhan Makhga Way Lima, Lamban Balak Kekhatun Kedondong Pesawaran.

[sc name=”detiklainnya” ][/sc]

Dalam Sambutannya, Agus Bastian gelar Suntan Bandakh Makhga IV, Kebandakhan Makhga Way Lima, Buay Khandau Salimau, mengucapkan terima kasih atas Anjau Silau tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Yang Mulia Suttan Junjungan Sakti Ke-27 dari Kepaksian Buay Belunguh, Paksi Pak Sekala Bekhak, Dang Ike Edwin, Suntan Mangku Bumi dari Negara Batin Way Kanan, Gham Bebay Lampung, beserta rombongan atas kedatangannya di Makhga Way Lima dalam rangka Anjau Silau,” ucap Agus.

Selanjutnya menurut Agus Bastian, “Tradisi Anjau Silau ini adalah merupakan salah satu tradisi adat dan budaya Lampung yang harus terus kita pertahankan dan lestarikan demi tetap terjalinnya hubungan silaturahmi, mempererat tali persaudaraan dan kekeluargaan,” ujar Agus.

[sc name=”detiklainnya” ][/sc]

Selain itu, menurut Ketua Ajang Saibatin Pesawaran Firman Rusli S.T., M.M., gelar Paduka Mangkubumi dalam sambutannya,

“Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi kami Makhga Way Lima, yang telah dikunjungi, ditengok oleh Yang Mulia Suttan Junjungan Sakti Ke-27 dari Kepaksian Buay Belunguh beserta rombongan, mudah-mudahan dengan kunjungan ini rasa persaudaraan, dan kekeluargaan kita akan semakin erat.” Ucapnya.

Ditempat yang sama, Yanuar Firmansyah gelar Suttan Junjungan Sakti ke-27, yang diwakili oleh Dang Ike juga mengucapkan terima kasih kepada para Penyimbang Adat Kebandakhan Makhga Way Lima yang telah menerima dan menyambut kedatangan kami dalam rangka Anjau Silau.

“Saya mewakili Saibatin Kepaksian Buay Belunguh, Paksi Pak Sekala Bekhak, Pun Yanuar Firmansyah gelar Suttan Junjungan Sakti ke-27, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Penyimbang Adat Kebandakhan Makhga Way Lima, yang telah menerima dan menyambut kedatangan kami dalam rangka Anjau Silau di Makhga Way Lima ini,” ucap Dang Ike.

[sc name=”detiklainnya” ][/sc]

Selain itu menurut Dang Ike, “Anjau Silau ini adalah merupakan kewajiban bagi kita sesama ummat muslim, dan sebagai saudara dan keluarga kita harus saling kunjung mengunjungi baik dalam keadaan suka maupun duka, demi menjaga silaturahmi dengan saudara dan keluarga,” ujar Dang Ike.

Selanjutnya Dang Ike juga menyampaikan, “Kita sebagai orang Lampung harus bangga dengan Adat dan Budaya kita, dan kita harus bersama-sama menjaga dan melestarikan adat istiadat dan budaya kita,” imbuh Dang Ike.

Masih menurut Dang Ike, “Orang adat pasti beradab, oleh karena itu kita wajib untuk menjaga dan melestarikan adat istiadat dan budaya kita, karena adat adalah salah satu pedoman dan pegangan hidup kita dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, selain pedoman Agama, dan juga pedoman dan pegangan berupa UU dan peraturan yang dibuat oleh Negara Republik Indonesia,” tambah Dang Ike.

[sc name=”detiklainnya” ][/sc]

Dang Ike juga mengatakan, “Kita harus bersyukur karena di Era globalisasi dan modernisasi sekarang ini, adat dan budaya Lampung masih mampu kita pertahankan dan lestarikan, dan tidak tergerus oleh kemajuan jaman, karena negara yang besar adalah negara yang memiliki bermacam ragam Adat dan Budaya, namun tetap bersatu dalam kerangka NKRI, dan itu merupakan salah satu kekayaan dan kekuatan bangsa Indonesia,” Pungkasnya.

Usai acara silaturahmi dengan penuh rasa kekeluargaan dan kebersamaan, dan lanjutkan dengan makan siang bersama. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *