Lompat ke konten
Beranda | Langkah Cepat Dalam Informasi Berita Indonesia dan Internasional Terkini | 5 SPKLU Non Tol Paling Favorit di Lampung, PLN UP3 Tanjung Karang Catat Ribuan Transaksi Pengisian Kendaraan Listrik

5 SPKLU Non Tol Paling Favorit di Lampung, PLN UP3 Tanjung Karang Catat Ribuan Transaksi Pengisian Kendaraan Listrik

Bandar Lampung – Penggunaan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Provinsi Lampung terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Seiring meningkatnya jumlah pengguna, kebutuhan akan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang mudah diakses dan nyaman pun semakin tinggi.

Berdasarkan data transaksi pengisian daya hingga Juni 2026, lima SPKLU non tol milik PLN menjadi lokasi favorit masyarakat karena berada di titik strategis dengan aktivitas yang padat.
SPKLU PLN UP3 Tanjung Karang menempati posisi pertama sebagai lokasi pengisian daya paling banyak digunakan dengan total 3.114 transaksi. Posisi kedua ditempati SPKLU ELS Coffee Roastery Lampung yang mencatat 2.517 transaksi, disusul SPKLU PLN UID Lampung sebanyak 2.027 transaksi.

Sementara itu, SPKLU Mall Boemi Kedaton berada di peringkat keempat dengan 1.154 transaksi, dan SPKLU Kantor PLN UP3 Metro melengkapi lima besar dengan 780 transaksi.

Tingginya aktivitas pengisian daya di lima SPKLU tersebut menunjukkan bahwa pengguna kendaraan listrik semakin mempertimbangkan faktor kemudahan akses, lokasi strategis, dan kenyamanan saat memilih tempat pengisian daya. Seluruh SPKLU tersebut berada di kawasan pusat kota, pusat perbelanjaan, kawasan komersial, hingga perkantoran, sehingga pelanggan dapat mengisi daya kendaraan sambil beraktivitas.

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung juga menghadirkan SPKLU Lounge di Kantor PLN UID Lampung. Fasilitas ini menyediakan ruang tunggu berpendingin udara, area kerja yang nyaman, akses internet, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya sehingga pelanggan dapat memanfaatkan waktu pengisian daya dengan lebih produktif.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan bahwa pengembangan infrastruktur kendaraan listrik tidak hanya berfokus pada penambahan jumlah SPKLU, tetapi juga memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.

“Kami ingin pelanggan merasakan kemudahan sejak tiba di lokasi hingga kendaraan selesai mengisi daya. Karena itu PLN terus menghadirkan SPKLU di titik-titik strategis sekaligus melengkapi fasilitas pendukung seperti SPKLU Lounge agar pelanggan dapat beristirahat maupun tetap produktif selama menunggu proses pengisian daya,” ujar Rizky.

Saat ini, PLN UID Lampung telah mengoperasikan 83 unit SPKLU di 51 lokasi, yang tersebar di jalur tol maupun non tol. Keberadaan infrastruktur tersebut menjadi wujud komitmen PLN dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia sekaligus mempermudah masyarakat yang beralih ke transportasi ramah lingkungan.

PLN optimistis tren penggunaan kendaraan listrik di Lampung akan terus meningkat seiring semakin lengkapnya infrastruktur pengisian daya. Dengan jaringan SPKLU yang terus bertambah, lokasi yang mudah dijangkau, serta fasilitas yang semakin nyaman, PLN terus mendorong terciptanya ekosistem kendaraan listrik yang andal guna mendukung transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan