Dua Hari Tidak Keluar Rumah, Pemuda Sukoharjo Ditemukan Meninggal Dirumahnya

6DETIKCOM, Pringsewu — Merli Kurniawan (37) warga Pekon Sukoharjo Tiga Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu, Lampung ditemukan meninggal dirumahnya pada Rabu (30/11/22) siang.

Kapolsek Sukoharjo Polres Pringsewu Polda Lampung Iptu Poltak Pakpahan saat dikonfirmasi awak media membenarkan peristiwa tersebut.

“Ya benar, tadi siang sekira jam 11.45 Wib, kami menerima laporan tentang kejadian meninggalnya warga dan setelah Polisi datang ke TKP Peritiwa itu benar adanya,” ujar Kapolsek Sukoharjo mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi

[sc name=”detiklainnya” ][/sc]

Dijelaskan Kapolsek, korban yang berprofesi buruh harian ini diketahui meninggal dunia setelah dua hari tidak melakukan aktivitas diluar rumah.

“Korban terkahir kali terlihat pada Senin sore, saat ditemukan posisi korban sedang tertidur miring didalam kamarnya,” jelasnya.

Berdasarkan hasil olah TKP dan identifikasi yang dilakuan polisi bersama tenaga medis, kata Kapolsek, ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan dan barang barang milik korban juga tidak ada ada yang hilang.

Kapolsek menduga meninggalnya korban murni karena penyakit yang dideritanya.

Hal itu dikuatkan keterangan sejumlah saksi dan pihak medis dari Puskesmas Sukoharjo yang menyebut selama ini korban sering berobat ke Puskesmas Sukoharjo dengan keluhan sakit dibagian dada.

“Sebelum ditemukan meningal korban tercatat mempunyai riwayat sakit Mag Kronis dan Diabetes,” ungkapnya.

Iwan (46) salah satu saksi di TKP menerangkan, korban selama ini hanya tinggal sendirian dirumahnya. Lantaran tidak bisa dihubungi sejak Selasa Siang, saksi merasa curiga lalu mendatangi rumahnya.

[sc name=”detiklainnya” ][/sc]

Kecurigaan tersebut bertambah manakala saksi membuka jendela rumah korban dan mencium bau kurang sedap dari kamar korban.

“Saya lihat korban tertidur miring dikamarnya, tapi saat dipanggil-panggil gak nyahut dan gak bangun” ujarnya

Atas hal tersebut, saksi kemudian menghubungi warga sekitar dan pamong desa.

“Bersama sama warga lain akhirnya kami beranikan mendobrak pintu belakang dan melihat kondisi korban,” jelasnya.

Lanjutnya, setelah kami masuk kedalam kamar, diketahui korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Setelah itu baru kami melapor kepada pihak kepolisian.” Ungkapnya (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *